Chat with us, powered by LiveChat

Tim kuda hitam yang tidak difavoritkan di piala dunia ini malah masuk final piala dunia

Kroasia akhirnya mengalahkan Tim Inggris di ajang semifinal piala dunia 2018 ini. Kroasia berhasil membalikkan kedudukan setelah sebelumya ketinggalan 1 gol di menit ke 5 oleh pemain inggris. Kroasia berhasil menyerang balik dan akhinrya menyongsong final perdana sepanjang sejarah sepakbola mereka setelah sukses memukul Inggris 2-1 di semi-final Piala Dunia 2018. Kroasia lagi-lagi menunjukkan determinasi tinggi seperti yang telah mereka tunjukkan. Kroasia menyamakan skor via Ivan Perisic, memaksakan laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Gol penentu datang dari Mandukic, yang memupus impian football is coming home milik Inggris.

Di partai Final, Kroasia sudah dinanti oleh Prancis yang sehari sebelumnya mampu memukul Belgia 1-0 lewat gol tunggal bintang barcelona, samuel Umtiti.

Namun, Inggris dan Belgia belum akan pulang dari Rusia. Keduanya masih bertarung untuk memperebutkan tempat ketiga. Pertandingan hiburan ini bakal digelar sehari sebelum final.

Kroasia vs Prancis. kita tahu ini bukanlah final idaman. Barangkali itulah gambaran final Piala Dunia 2018 antara Prancis dan Kroasia. Publik Pencinta sepakbola di seluruh dunia tidak akan disuguhkan partai puncak Piala Dunia yang mempertemukan para favorit. terlalu banyak kejutan di ajang piala dunia 2018 yang diadakan di russia kali ini. hali ini tersuguhkan dengan tersingkirnya tim-tim kelas atas seperti Jerman, Spanyol, Brasil, Argentina, dan Inggris. Satu-satunya tim besar yang tersisa adalah Prancis di mana mereka akan berjumpa tim kuda hitam Kroasia di final.

Final Piala Dunia 2018, Kroasia Buktikan pemain bintang bukan jadi jaminan sukses

Kroasia bukan tim yang punya pemain bintang seperti misalnya, Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Tapi Kroasia justru bisa ke final Piala Dunia 2018. Kroasia tak berstatus unggulan saat datang ke Rusia. Tergabung di Grup D, Kroasia bersaing dengan Nigeria dan Islandia untuk mendampingi Argentina ke babak berikutnya. Namun Kroasia membalikkan prediksi. Tim kuda hitam ini berhasil lolos babak fase grup, juga mengalahkan tim Messi cs dengan 3-0.

Sampai di fase knockout, laju Kroasia memang tak sepenuhnya mulus. Namun Mario Mandzukic dkk. menunjukkan ketangguhan mental untuk melewati dua adu penalti dan satu pertandingan sampai extra time untuk mencapai babak final.

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic menekankan bahwa kesuksesan timnya tersebut berkat kemampuan bermain sebagai sebuah tim.

“Bagi saya, Messi adalah pemain terbaik di dunia dan Neymar mendekati. Tapi di Piala Dunia ini, tim bertabur bintang yang mengandalkan nama-nama besar sudah di pantai. Justru tim yang padu, bersatu memperjuangkan sesuatu, yang masih bertahan,” ujar Dalic

“Ini adalah Piala Dunia paling aneh. Sepakbola sudah sangat maju jadi tim mana pun bisa punya pertahanan yang rapi, jadi tidak ada lagi kemenangan dengan skor mencolok dan tim adalah segalanya.”

“Ini adalah masalah kami selama 10 tahun, kami punya individu-individu hebat tapi tidak ada kesatuan dan itulah mengapa saya harus membangun kesatuan itu untuk tim.”


Artikel Terkait Berita Bola

WhatsApp chat